Melatih Nafas Ayam Petarung

Diposting pada

Melatih Nafas Ayam PetarungMelatih Nafas Ayam Petarung dengan Teratur

Melatih Nafas Ayam Petarung sangatlah penting untuk ayam agar Ayam petarung dapat menyerang lawan terus menerus tanpa henti.

Walaupun ayam petarung memiliki gaya bertarung yang baik, memiliki pukulan yang mematikan jika tepat sasaran, dan memiliki mental baja. ayam petarung akan di nilai tidak baik jika Nafas nya tidak pernah di latih, maka ayam petarung tersebut akan memiliki banyak celah untuk di serang oleh lawan.

Sehingga dengan jarangnya di latih untuk bagian Nafas, peluang dari ayam petarung keluar sebagai juaranya akan berkurang. Hal tersebut terjadi karena Nafas merupakan hal penting dalam menentukan staminanya.

Dimana semakin besar staminanya, semakin besar juga peluang yang di dapatkan oleh unggas dari Thailand ini menjadi pemenang. Akibat dari kurangnya Nafas dalam bertarung, petarung akan lebih mudah lelah di akhir pertandingan sabung ayam petarung.

Oleh karena itu, bagi anda yang memiliki petarung asal thailand ini. Ada baiknya melatih Nafas dengan panduan yang ada di dalam artikel ini.

Dimana selain melatih Nafas dapat di tingkatkan dengan menggunakan jamu dan juga suplemen alami. Sehingga petarung akan selalu kuat melawan musuh hingga akhir pertandingan.

Cara Melatih Nafas Petarung Sabung ayam petarung

Mandikan ayam petarung Secara Teratur

Hal pertama yang dapat di lakukan adalah dengan memandikan ayam petarung seecara rutin. Hal ini dapat mengurangi potensi penyakit menjangkit petarung kita.

Selain itu, dengan memandikan petarung secara rutin, secara otomatis kalian membantu pembentukan otot, sehingga tubuh ayam petarung menjadi kuat dan juga kekar.

Akan tetapi untuk memandikan ayam petarung yang benar, tidak boleh di lakukan dengan sembarangan. Dan berikut ini adalah beberapa cara untuk memandikan petarung sabung ayam petarung dengan benar.

  • Jepit ayam petarung dengan kaki, dengan posisi ayam petarung membelakangi kita.
  • Posisikan kepala ayam petarung kearah bawah, sehingga air dapat mengalir kearah wajahnya, setelah itu basuh dengan bersih.
  • Lalu tahan kepala ayam petarung dengan posisi menghadap kebawah, dan kucurkan air dengan tangan satunya dari tengkuk hingga pangkal sayap.
  • Setelah itu, basuh leher ayam petarung dengan handuk kering, agar bulu tidak terlalu basah.
  • Selanjutnya basuh tubuh petarung kita, dari dada dan kebawah secara perlahan.
  • Hal tersebut juga di lakukan pada bagian ketiak, hingga ujung sayap, dan juga pangkal paha.
  • Tidak perlu membersihkan ayam petarung pada bagian punggung agar bulunya tidak rusak.
  • Bagian terakhir yang harus di bersihkan adalah pada bagian dubur / brutu.

Jemur ayam petarung di matahari Pagi

Setelah kalian selesai membersihkan ayam petarung dengan benar, Silahkan jemur agar sisa – sisa air yang terserap oleh bulu mengering. Dan penjemuran ini dapat membantu ayam petarung untuk meningkatkan Nafas.

Walaupun tidak dimandikan, penjemuran juga hal yang harus di lakukan secara rutin, karena ayam petarung dapat menyerap vitamin yang di sediakan oleh cahaya matahari.

Disarankan proses menjemur ayam petarung, baik yang telah di mandikan atau tidak, dilakukan pada pukul 8 sampai 10 pagi.

Memberi Jamu atau Suplemen Herbal

Dengan memberikan jamu dengan bahan alami sangat di sarankan. Karena hal ini merupakan cara yang telah di lakukan para pengadu profesional untuk menambahkan stamina dan juga menambah kekuatan untuk Nafas.

Pembuatannya pun tidak terlalu susah, dimana jamu tersebut dapat di campurkan dengan makanan maupun minuman. Dan berikut ini adalah cara pembuatannya.

Bahan Alami

  • Jahe (2 ruas sebesar jempol tangan orang dewasa)
  • Daun Jeruk Purut (5 lembar)
  • Lidah Buaya (2 Batang)
  • Daun Kacang (Secukupnya)
  • Garam (Secukupnya)
  • Gula Jawa (Gula merah secukupnya)
  • Bahan Tambahan
  • Daging Kambing (2 Ons)
  • Lele Panggang (2 Ekor)
  • Kuning Telur (2 Butir)

Jika kalian telah mendapatkan bahan – bahan diatas, silahkan buat jamu alami tersebut. Bersihkan terlebih dahulu bahan – bahan diatas dengan air mengalir dengan benar.

Setelah semua bahan bersih, silahkan potong bahan utamanya (Jahe, Daun Jeruk Purut, Daun Kacang, dan Lidah Buaya) kecil – kecil. Pastikan pemotongan cukup kecil hingga mudah di makan oleh ayam petarung.

Selanjutnya potongan tersebut lalu di campur dengan daging kambing, lele panggang, dan juga kuning telur dan di tumbuk hingga halus. Dan jangan lupia berikan gula merah secukupnya.

Setelah semua bahan di tumbuk merata, bentuk semua bahan menjadi bulatan – bulatan kecil dan jemur hasil tumbukkannya. Dengan begitu, apabila bahannya telah kering, dapat di sajikan kepada ayam petarung secara langsung untuk menambahkan stamina.

Melatih Fisik ayam petarung

Stamina dan Nafas pada ayam petarung dapat juga di latih dengan membentuk otot. Dimana prosesnya dapat di lakkukan dengan senam, lompat, push-up dan lainnya.

Untuk hal pertama yang harus di lakukan adlaah melatih leher. Dimana leher merupakan salah satu senjata yang dapat di pakai sebagai ayam petarung untuk membidik lawan.

Oleh karena itu, otot – otot pada ayam petarung sangat di perlukan yang dapat di latih dengan cara memutar leher ayam petarung seperti tinatun kekiri dan kekanan secara perlahan. Tiap putaran di beri jarak 1 detik dan di lakukan sebanyak 30 kali.

Selain leher, badan juga perlu di latih, dimana badan yang baik akan memiliki otot untuk menahan serangan – serangan dari musuh. Hal ini dapat di lakukan dengan melakukan senam dengan cara memutar badan ayam petarung kekiri dan kekanan sebanyak 30 kali.

Selanjutnya latihan renang yang dapat dengan baik Melatih Nafas Ayam Petarung dan juga tenaga dari ayam petarung. Dimana hal ini dapat di lakukan dengan menaruh ayam petarung pada bak atau kolam air.

Sehingga ayam petarung tersebut akan berusaha untuk tidak tenggelam. Dan dapat di lakukan 2 kali seminggu dengan maksimal latihan 30 menit tiap sesi.

Baca juga : Ayam Petarung Asli Indonesia